oleh

Pemkab Bekasi Terima Penghargaan Awya Pariwara

JAKARTA – Pemerintah Kabupaten Bekasi kembali mendapatkan penghargaan di bidang kesehatan. Kali ini, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia menganugerahkan penghargaan Awya Pariwara  kepada Pemerintah Kabupaten Bekasi.

Penghargaan ini diberikan kepada daerah yang telah memiliki peraturan daerah mengenai kawasan tanpa rokok (KTR)  dan atas upaya yang dilakukan terkait pelarangan iklan rokok di luar gedung.

Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja menerima secara langsung penghargaan yang diberikan oleh Menteri Kesehatan RI, Nila Moeloek yang bertepatan dengan puncak peringatan Hari Tanpa Tembakau Se-dunia Tahun 2019 bertempat di Gedung Prof. Sujudi, Kantor Kementerian Kesehatan RI,  Jakarta (11/7/2019).

Menteri Kesehatan Nila Moeloek setiap orang dapat mencegah penyakit-penyakit yang disebabkan oleh rokok dan tidak harus sakit-sakitan di hari tua.

“Usia harapan hidup di Indonesia, jika kita pakai indeks pembangunan manusia, itu meningkat (yakni) 71,4 Tahun. Tetapi, usia sehatnya hanya sekitar 62 tahun, berarti kita sakit-sakitan selama 8-9 tahun.  Sayang betul kalau selama itu kita harus sakit-sakitan. Apakah kita bisa mencegah penyakit jantung? Tentu bisa, dengan mengurangi hipertensi dan lainnya. Hipertensi juga meningkat (menjangkiti) 40% masyarakat Indonesia,” katanya.

Ia juga mengatakan bahwa zat-zat yang terkandung di dalam rokok adalah penyebab penyakit katastropik yang membebani BPJS Kesehatan sekitar 30 Persen dan menjadi sumber defisit terbesar BPJS Kesehatan.

Sementara itu Bupati Bekasi H Eka Supri Atmaja, menyampaikan rasa syukurnya telah mendapatkan penghargaan tersebut. Ia menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Bekasi terus mendukung program dan kebijakan yang dicanangkan oleh pemerintah pusat, khususnya dalam hal pengurangan dampak resiko rokok dan tembakau.

“Pelarangan iklan rokok diluar gedung sangat perlu dan penting untuk mencegah munculnya perokok – perokok pemula sehingga anak – anak kita terhindar dari bahaya rokok,” ucapnya.

Terpisah Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi, Sri Enny, mengatakan larangan iklan rokok di luar gedung itu sudah diterapkan di seluruh Wilayah Kabupaten Bekasi berdasarkan Peraturan Bupati Nomor 27 Tahun 2018 tentang Implementasi Larangan Iklan Rokok di luar gedung, meskipun pihaknya tidak memungkiri masih ada iklan rokok yang terpampang di beberapa wilayah, hal itu menurutnya hanya menunggu habisnya masa kontrak izin reklame.

” Untuk pengajuan izin baru iklan rokok di luar gedung sudah tidak diberikan lagi, sementara yang masih ada hanya menunggu masa berlaku izinnya habis,” terang Sri Enny. (rls/taj)

FOTO: HUMAS PEMKAB BEKASI

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU