oleh

Martina Dorong Disnaker Fokus Kembangkan Balai Latihan Kerja

CIKARANG PUSAT – Komisi IV DPRD Kabupaten mendorong Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Bekasi untuk focus mengembangkan Balai Latihan Kerja (BLK) yang berada  di Desa Srimahi, Kecamatan  Tambun Utara yang sudah berdiri 8 tahun.

“BLK itu kebutuhan masyarakat. Supaya warga kita bisa bersaing di dunia industri  dan memiliki keahlian dalam dunia kerja. Saya sudah minta kepada Disnaker untuk memfungsikan secara maksimal balai latihan kerja yang sudah lama mangkrak,” ujar Anggota Komisi IV, DPRD Kabupaten Bekasi, Martina Ningsih di ruang kerjanya di Kantor DPRD Kabupaten Bekasi, Cikarang Pusat, pada Senin (05/10/2020).

Ia memaparkan bahwa di Tahun 2020 ini, sesuai anggaran yang ada, Dinas Tenaga Kerja harus melakukan penyempurnaan sarana dan prasarana BLK antara lain asrama, workshop, perkantoran dan lainnya.

“Jika itu semua terpenuhi sebagaimana keinginan Bupati Bekasi juga keinginan kita sebagai dewan Komisi IV, tidak menutup kemungkinan BLK milik Pemerintah Kabupaten Bekasi ini akan menjadi satu satunya pusat pelatihan dan pendidikan terlengkap,” tambah politisi PDI Perjuangan ini .

Ia mengharapkan BLK ini berfungsi dengan baik dan memenuhi standarisasi sebagai tempat pelatihan khusus bagi warga Kabupaten Bekasi, sebagai daerah industri terbesar di Asia Tenggara dengan jumlah perusahaan sekitar 7.000 lebih.

“Info yang sudah saya dapat, Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Bekasi sudah membentuk Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Pelatihan yang akan mengurus berbagai kegiatan pendidikan dan pelatihan (Diklat) bagi warga Kabupaten Bekasi. Bahkan, ada tujuh jurusan pelatihan di BLK tersebut, yakni  pelatihan admistrasi perkantoran, pelatihan pemrograman, instalansi listrik, pelatihan otomotif sepeda motor, pelatihan teknik pendingin AC, pelatihan welding las, dan pelatihan menjahit,” tambahnya.

Diakuinya memang saat ini Kabupaten Bekasi masih dihantui dengan masalah pengangguran yang sangat tinggi, namun di tengah ke prihatinan tersebut ia terus endorong Disnaker untuk mempersiapkan kondisi BLK dengan fasilitas sarana dan prasarananya harus lebih baik untuk mempersiapkan keterampilan warga Kabupaten Bekasi.

“Saat ini ketrampilan warga kita memang masih kalah dengan warga dari luar Kabupaten bekasi, namun Kita harus mempersiapkan keterampilan warga Kabupaten Bekasi  agar mereka bisa terjun langsung ke bursa kerja dengan keterampilan yang dimiliki serta siap bersaing dengan pendatang yang mengadu nasib di Kabupaten Bekasi,” terangnya. (pun/amh/adv)

 

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU