oleh

Desa Medalkrisna Tetapkan RKPDes Tahun 2021

BOJONGMANGU – Desa Medalkrisna, Kecamatan Bojongmangu, Kabupaten Bekasi melaksanakan Musyawarah Desa (Musdes) untuk menyusun dan menetapkan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) Tahun Anggaran 2021, di Aula Desa, pada Kamis (12/11/2020).

Kepala Desa Medalkrisna H. Samid menuturkan, Musdes merupakan lanjutan dari Musdus ditambah rembuk stunting, terkait rencana kegiatan pembangunan di desa Tahun 2021.

“Musdes ini merupakan lanjutan dari Musdus yang tetap mengacu kepada Rencana RPJMDes untuk rencana pembangunan desa selama enam tahun,” ujarnya.

Dikatakannya di Tahun 2020 banyak kegiatan yang tidak terealisasikan, sampai akhir tahun, karena ada pandemi Covid-19. Bahkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Tahun 2020 mengalami empat kali perubahan.

“Semoga Tahun 2021 dari awal sampai akhir nanti Pemdes bisa melakukan kegiatan pembangunan seperti biasanya, karena Corona telah berakhi,” tambahnya.

Ia berharap rencana yang telah disusun saat untuk Tahun 2021 tidak ada halangan lagi dan warga bekerja sebagaimana biasanya. “Saya berharap perekonomian warga segera kembali pulih,” tambahnya.

Ketua BPD Desa Medalkrisna H. Dani mengatakan, Musdes merupakan lanjutan dari Musdus yang tetap mengacu kepada RPJMDes. Maka dalam musdes usulan yang telah disusun kemudian dipilih mana yang belum terealisasi di Tahun 2020. Kemudian kita dorong agar dimasukkan dan diprioritaskan.

“Apa yang diajukan di Musdes seperti pembangunan fisik dan non fisik, RT dan RW yang mewakili warganya, harus jeli dan teliti. Begitu juga dari pihak sekolah untuk segera mengajukan usulannya, agar nanti di Tahun 2021 bisa dimasukkan ke APBD kabupaten,’ ujarnya.

Sementara Tim Monitoring Musdes dari Kecamatan Bojongmangu Samid menegaskan, nanti hasil Musdesnya yang telah direkap oleh tim sebelas kirim dan laporkan ke pihak kecamatan. Tolong laporannya agar disesuaikan dengan bidangnya masing-masing. Tentunya pemdes dalam menjalankan roda pemerintahannya mengacu kepada Undang-undang desa, begitu pun saat menggunakan anggarannya ada Permendes PDTT nomor 11 Tahun 2019, turun berturutan Nomor 6 Tahun 2020, nomor 7 Tahun 2020, dan Nomor 14 Tahun 2020, bahkan untuk penggunaan Dana Desa Tahun 2021 turun Permendes PDTT Nomor 13 Tahun 2020.

“Jika Pemdes berjalan atas kehendaknya sendiri tentu saja akan ngawur, maka biasakan untuk tertib administrasinya yakni sesuai dengan regulasinya,” tutupnya.

Perlu diketahui dalam Musdes Desa Medalkrisna telah menampung 120 usulan di tambah 9 usulan dari hasil rembuk stunting yakni untuk pencegahan dan penanganan stunting. (Agus/manah/amh)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU