SEPERTI KEMARIN

SEPERTI KEMARIN Oleh: Nenden Hernika (*) Seperti kemarin Langit masih kelabu Tak ada mentari yang tersenyum manis Tak ada jingga yang merona

Kali Hati II & III

Sajak-sajak : Karman Kamaludin Are Kali Hati II Apa yang mesti disesali bila nyali laksana mati tak pernah mampu menggapai meski puisi

Kali Hati

Sajak-sajak : Karman Kamaludin Are Kali Hati Mestinya aku bangkitkan nyali dan yakinkan diri aku akan segera dengarkan lagu indah yang lama

JAHILIAH

Sajak-sajak         :  Karman Kamaludin Are JAHILIAH   tuhan-tuhan palsu menangis di tengah-tengah mayat malaikat mereka yang mati oleh kemurkaan mereka sampai damai

HOREEE AKU MASUK TV

Oleh: Dedeh Rohidah (*) SAYA bersumpah bahwa nanti saya akan masuk televisi. Begitulah sumpah seorang teman ketika saya menempuh pendidikan di SPG